cappuccino
Saya masih heran kenapa orang suka sekali menikmati froth susu ini. Mungkin cuma selera. Saya sendiri, kurang menyukai foam, froth, whipped cream, bahkan susu dan eskrim. Aneh ya, tapi ini karena faktor lactose intollerant. Tapi karena pengen belajar ya harus dipaksain suka. padahal gak suka! hghghggg...
Oke, pertama-tama ternyata harus bikin double espresso 60ml (dopio) yang bagus. Tuangkan ke cangkir.terus steam susu dengan cara cukup memasukkan steam pipe di permukaan susu selama 160 derajat. Hal ini untuk membuat susu tidak mengental tetapi berubah menjadi froth/foam. Froth yang baik adalah yang padat dan tidak encer.
Tuangkan perlahan ke cangkir yang telah berisi espresso sebanyak 150 ml. Espresso akan bereaksi tercampur oleh susu, terakhir gunakan froth untuk menutupi permukaan cangkir. Beuh...mual gue lihatnya hehe.
Lalu tuangkan granule sesuai selera, atau kayu manis juga lucu. Sudah. Saya tidak mau mencicipinya, hanya menonton saja, tapi karena diomelin, jadi saya cicipi dikit. Aduh sori, subjektif. tetap saja saya tidak suka froth!
Kata orang yang suka, seni cita rasa cappuccino terletak pada sensasi kopi yang terasa ringan namun legit saat menghirup froth yang telah bercampur dengan espresso. Rasanya mungkin seperti makan permen kapas (aromanis) beraroma kopi. Hm...jadi punya ide bikin aromanis rasa kopi! huehehe...
Oke, pertama-tama ternyata harus bikin double espresso 60ml (dopio) yang bagus. Tuangkan ke cangkir.terus steam susu dengan cara cukup memasukkan steam pipe di permukaan susu selama 160 derajat. Hal ini untuk membuat susu tidak mengental tetapi berubah menjadi froth/foam. Froth yang baik adalah yang padat dan tidak encer.
Tuangkan perlahan ke cangkir yang telah berisi espresso sebanyak 150 ml. Espresso akan bereaksi tercampur oleh susu, terakhir gunakan froth untuk menutupi permukaan cangkir. Beuh...mual gue lihatnya hehe.
Lalu tuangkan granule sesuai selera, atau kayu manis juga lucu. Sudah. Saya tidak mau mencicipinya, hanya menonton saja, tapi karena diomelin, jadi saya cicipi dikit. Aduh sori, subjektif. tetap saja saya tidak suka froth!
Kata orang yang suka, seni cita rasa cappuccino terletak pada sensasi kopi yang terasa ringan namun legit saat menghirup froth yang telah bercampur dengan espresso. Rasanya mungkin seperti makan permen kapas (aromanis) beraroma kopi. Hm...jadi punya ide bikin aromanis rasa kopi! huehehe...


0 Comments:
Post a Comment
<< Home