Paint Your Tongue

My Photo
Name:
Location: jakarta, Indonesia

pure wanderer

Friday, September 21, 2007

ASTAGFIRULLOH KOK GAK BISA TIDUR TIDUR!!

Devil's cup (review 2005 eyesofmind)



The Devil’s Cup
A History of the World According to Coffee
Stewart Lee Allen
Author of In The Devil’s Cup

Inilah catatan kisah perjalanan Stewart dalam pencarian asal biji kopi tertua yang mengispirasikan perubahan social di dunia. Penelusuran seru ini dimulai dari kota Harrar di Afrika Utara, Arab, India, sampai gerai-gerai kopi di Inggris dan Perancis.

Banyak sejarah biji kopi Afrika yang terungkap di buku ini. Dari asal sebenarnya biji kopi Yemen, kopi Makka dari Al-Makka yang sekarang populer disebut kopi Mocha, kopi dengan kandungan susu paling boros dari India, kopi dari kotoran kera di Calcutta, kopi Turkish yang aromatik, sampai hadirnya café-café di Perancis dimana para politikus, poet, dan kaum cendikiawan banyak menghabiskan waktu berdiskusi. Di setiap perjalanan, Stewart menyempatkan mitos tentang bagaimana dulu biji kopi banyak dicari oerang untuk keperluan perang, pengobatan, sampai ritual keagamaan.

Semua dikemas dalam petualangan seru dan dialog-dialog lucu dengan orang-orang yang dijumpainya di tengah perjalanan. Cerita perjalanan yang begitu mengalir berdasarkan pengetahuan Stewart mengenai peta sejarah, mitos, dan dunia perkopian yang ada sekarang.

Buku ini tidak berusaha pintar dalam mengungkap dan membahas tuntas sejarah keberadaan kopi karena akan terlalu banyak garis merah jika Anda ingin mencari-cari sebuah kesimpulan. Tetapi yang patut diingat adalah bahwa makna biji kopi disini menjadi sangat besar karena ternyata turut memberikan sumbangsih pada perubahan sejarah dunia.

Penelusuran pun diakhiri dengan rasa penasaran yang masih terbuka sehingga Anda pun akan ikut berpikir dari mana asal secangkir kopi yang Anda hirup sekarang.

How to store coffee bean? by Mark Prince (Coffeegeek podcast)

1. Don’t freeze it. Don’t put in the fridge
2. You can’t store coffee, it is perishable
3. Only buy enough coffee to last you for a maximum 5 or 7 days
4. Find a local roaster who roasts fresh and who uses a one-way valve bag
to let oxygen out but doesn’t let oxygen in (out gassing).

hayoo tebaak kafe baru apa ini...kok wuueeenaaa'

ini cocok buat ruang keluarga dan ruang maen chapsa ya...

Fiona : hm...pesen kopi apa ya...

Gue : Sumpah gue gak ngerti apa yang lo bdua omongin

Beuh..espresso macchiato-nya...

BeuuuHH...cremanya tahaaan lamaa

Beuuuh...ini diaaa nama tongkrongannya


dimana...? cari daerah senopati jaksel ya...

Kopi Semendo

Senangnya dapat tugas kantor ke Palembang. Saya kesini dalam rangka supervisi shooting filler, sekalian cuci mata liat pasar2 dan supermarket di palembang, sambil mikir ide branding yang kira-kira bikin orang bisa kasih lovemarks buat brand yang saya pegang..hehehehe..

Begitu saya sampai di kotanya, saya langsung jatuh cinta sama kota ini. Bersih...secara baru dapet penghargaan adipura, bangunan modern dan lama tertata harmonis walaupun masih dalam tahap pembangunan, di tiap-tiap ruas jalan masyarakat lokalnya masih bisa berdagang kecil-kecilan maupun besar-besaran, ekonomi masing-masing orang bertahan dan terus kompetitif, orang-orangnya blak-blakan sama orang asing, kalau nanya bertubi-tubi, antusias lah jadi bikin energi saya terus menyala-nyala. Masjid agungnya...rapi...bersih...nyaman...

Walaupun waktunya habis sama shooting filler dan tidur sepuasnya sampai jam 9 pagi hingga hanya punya dua jam sebelum checkin bandara, saya bisa menemukan kopi Semendo asli yang digiling langsung di tokonya. Sebenernya semua toko di Palembang memang menggiling kopinya sendiri, cuma harus teliti memilih toko kopi yang menjamin biji kopi Semendo asli tidak dicampur sama jagung, atau kalo bisa bener-bener cari tahu toko yang mencampur kopi arabica unggulan.

Di Palembang ada beberapa daerah penghasil kopi; Pagar Alam daerah dataran tinggi gunung Dempo, trus Lahat, dan Semendo di muara enim. Bedanya, biji kopi di pagar alam kebanyakan varietas jenis robusta yang kisaran harganya sekitar 8000 -16.000 (biji), sedangkan di Lahat dan Semendo, jenis Arabika. Memang katanya yang dari Lahat dan Semendo ini yang terkenal, sampai banyak pesenan interlokal dan mancanegara. Harganya juga beda...

Menurut informasi Pak John, driver charteran sekaligus tourist guide sekaligus orang asli palembang disana, saya diberitahu tempat beli kopi semendo yang paling enak, yaitu di jalan pengadilan. Tidak ada plank nama toko, hanya nomor rumah yang ah...sori, saya lupa! Lihat saja fotonya ya.



Satu kilonya sekitar Rp. 36.000,- tapi saya berhasil nawar dikit. Dikiit...banget. Stock kopi gilingannya selalu dalam keadaan segar karena tidak lebih dari dua hari sudah habis (masa berlaku kopi yang telah digiling hanya sampai 7 hari), biji kopi yang di roasting pun biji pilihan yang renyah. Kalo digigit, gak ada rasa gosong, pahit-pahit karena roasting-an biji kopi sampai berwarna coklat manggis sehingga lemaknya masih tersimpan saat biji kopi dimasukkan ke dalam toples. Buktinya, pas saya buka itu toples dan saya cium dalam-dalam, Ngeeek! Seperti ada gas kopi yang langsung menusuk hidung.

\\

gurih ya...hm...

Oiya, selain di toko ini, saya juga titip kopi semendo lainnya di pasar 16 karena dengar-dengar dari para distributor klien saya, di pasar 16 ini ada toko kopi yang agak susah ditelusuri tapi menjual kopi semendo varietas arabica unggulan. Slurp!

Wednesday, September 05, 2007

bakoel koffie bintaro

saya udah jarang minum kopi kopi press-an, udah jarang nongkrong, udah jarang ngobrol-ngobrol di bakof semenjak mereka pindah ke bintaro bersama mesin penggorengnya yang antik cantik itu. tapi saya selalu beli kopi gilingan (fine grind karena bakal diseduh jadi tubruk) yang jenisnya black mist, my favorite, biar setiap pagi saya ngerasa semangat sebelum siap berangkat kantor. Rasanya kangen banget tempat yang dulu (barito). sekarang tiap kesana rasanya kok jadi gak sama ya…

ini foto2 pas launchingnya bakoel koffie bintaro. Nice place though. Tapi jaaauuuh…!

Oki dan Anto : Welcome!


Datang-datang disambut Koya!!!


Hari sibuk sedunianya Oki


Ibu Shenny


Aom hendra bukan aom kusman


Baristakuuuu